Ternyata Inilah Cara Mengatasi Bayi Yang Tidak Cocok Susu Formula

Sangat penting orang tua mengenali ciri-ciri bayi tidak cocok dengan susu formula, dikarenakan banyak orang yang tidak menyadarinya. Jika susu formula terus diminumkan pada bayi dapat mengalami gangguan perkembangan dan pertumbuhan. Bagaimana caranya mengetahui bayi tidak cocok susu formula? Simak penjelasan berikut.

Setiap produk di pasaran tidak semuanya cocok untuk anak. Ada beberapa produk susu formula yang dapat memicu cici-ciri bayi tidak cocok dengan produk tersebut. Umumnya, hal ini terjadi karena bayi alergi terhadap susu formula atau mempunyai inteloransi laktosa. Inteloransi laktosa sendiri merupakan reaksi yang disebabkan ketidakmampuan tubuh dalam mencerna laktosa. Sementara alergi susu formula yaitu reaksi bayi yang berlebihan terhadap salah satu protein dalam susu formula.

dokter bayi

Masalah yang dimunculkan oleh keduanya bisa sama persis, sehingga mampu membingungkan orang tua. Berikut beberapa ciri-ciri bayi yang tidak cocok susu formula yang disebabkan alergi susu formula, yaitu:

  1. Reaksi terhadap kulit seperti gatal dan ruam merah, wajah, atau pembengkakan pada bibir dan sekitar mata.
  2. Masalah pencernaan seperti muntah, diare, sakit perut, konstipasi, hingga kadang buang air besar berdarah.
  3. Eksim yang sulit disembuhkan dengan pengobatan.
  4. Pilek
  5. Reaksi anafilaksis yang membutuhkan tenaga medis secepatnya.
  6. Terganggunya pernapasan seperti batuk, napas berbunyi mengi, dan sesak napas.

Ada juga ciri-ciri bayi yang tidak cocok susu formula yang diakibatkan intoleransi laktosa meliputi kembung, muntah, kram atau nyeri di perut, dan diare parah. Gejala-gejala yang disebutkan dapat muncul dalam waktu beberapa menit setelah bayi mengonsumsi susu formula. Namun, tidak perlu khawatir di bawah ini ada berbagai macam tips yang dapat orang tua lakukan dalam menyikapi ciri-ciri bayi yang tidak cocok susu formula.

  1. Konsultasi dengan dokter bayi atau ahli gizi terkait dengan susu formula sehingga menemukan produk yang cocok untuk bayi.  Namun, itu jika tidak ada pilihan lain selain susu formula.
  2. Jangan memberi susu formula jenis apa pun pada bayi tanpa mendapat saran medis terlebih dahulu, termasuk berbahan dasar kedelai.
  3. Apabila ibu bayi masih bisa memberikan ASI ada bayi, lakukan diet bebas susu atau produk olahan susu.

Akan tetapi, jika bayi tidak cocok dengan susu formula yang disebabkan intoleransi laktosa, orang tua dapat mengatasi dengan beberapa cara di bawah ini.

  1. Batasi atau hindari semua produk makanan atau susu yang mengandung laktosa.
  2. Mengecek label terlebih dahulu saat berbelanja, dikarenakan untuk memastikan tidak terdapat kandungam laktosa.
  3. Melengkapi pendamping ASI anak dengan sumber kalsium seperti jus buah, sayuran hijau, buah jeruk, dan salmon sebagai asupan kalsium.
  4. Sebagai orang tua, jangan sampai lupa melengkapi makanan pendamping anak dengan vitamin dan mineral lainnya misalnya fosfor, vitamin A, vitamin B, dan vitamin C.

Namun, jika bayi menunjukkan ciri-ciri tidak cocok dengan susu formula seperti yang sudah dijelaskan di atas, orang tua sangat dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter bayi atau ahli gizi, untuk memastikan produk susu formula yang cocok untuk kebutuhan anak sebagai sumber nutrisi yang penting. Akan tetapi, di saat pandemi seperti ini. Jika orang tua memiliki bayi sangat tidak memungkinkan menemui dokter bayi secara langsung, karena akan membawa virus ke rumah dan berdampak pada bayi, tetapi dengan adanya fitur Live Chat di aplikasi Klikdokter, orang tua bisa konsultasi dengan mudah, jadi tidak perlu khawatir lagi.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>